Analisaperhitungan diatas merupakan contoh dan harga/biaya yang digunakan diatas juga merupakan estimasi. Tagged ahs memasang 1m2 acian , harga 1m2 acian , AnalisaBOW atau harga satuan pekerjaan. Metode kerja pelaksanaan. misalkan sebuah pekerjaan plesteran 1 pc : 4 ps tanpa acian pada pasangan bata 2 muka dengan gambar kerja sebagai berikut: berikutnya kita mencari tabel analisa BOW atau analisa harga satuan pekerjaan: Analisa untuk 1 m2 pekerjaan plesteran 1 pc : 4 ps adalah. 0.2170 zak AnalisaHarga Satuan Pekerjaan Epoxy Lantai. Pemasangan Relat besi siku yg bertujuan untuk Pemerataan Beton Cor atau Persiapan Cor dengan Finish Trowel ataupun Floor hardener Untuk Info Jasa epoxy lantai epoxy floor coating,jasa epoxy self leveling,jasa epoxy self smoothing,jasa epoxy mortar,jasa epoxy farmasi,gudang,pabrik,gudang makanan AcianPlesteran dan Beton (MU – 200) Semen instan untuk pekerjaan acian pada permukaan dinding plesteran dan beton yang dapat digunakan untuk internal dan eksternal. Berbahan dasar semen, filler dan aditif yang tercampur secara homogen. Jenispekerjaan plesteran yang ditetapkan meliputi pekerjaan plesteran dalam berbagai ketebalan dan campuran, berapen dan penyelesaian akhir/ acian. 2 Acuan normatif Standar ini disusun mengacu kepada hasil Pekerjaanplesteran yang kurang baik akan mengakibatkan boros penggunaan semen ketika mengerjakan acian, dan pekerjaan acian akan ikut bergelombang. Oleh karena itu termasuk pekerjaan acian harus dikerjakan oleh tukang yang sudah ahli. Pekerjaan plesteran dan acian yang bergalombang tidak akan nyaman dipandang mata setelah dilakukan finishing cat. Tabel5.5 Hasil pengamatan dilapangan pekerjaan pasangan, plesteran, dan acian Blok hebel. No Team 3 Tukang 2 Pembantu Produktivitas Pasangan Blok hebel 5.89 3.5 20.62 Plesteran 4.26 3.5 14.91 Acian 7.18 3.5 25.13 Tabel 5.12 Analisa Pekerjaan Sponengan 1Pc : 2Ps m' Uraian Volume Harga satuan Jumlah harga. Total. CQfCaUI. Tatacara Pekerjaan Plesteran dan Acian. Mencakup seluruh permukaan pasangan bata yang telah terpasang dan tersusun rapi di ke 2 dua sisi permukaannya ditutup dengan plesteran dengan ketebalan antara 1,5 cm hingga dengan bidang-bidang beton. Bahan Adukan yang dibentuk dengan komposisi 1,5 pc 2 pasir untuk permukaan beton, dinding transraam 12 dan yang lainnya 15. Semen yang dipakai dari 1 brand buatan lokal yang terbaik. Langkah Kerja Persiapkan permukaan yang akan diplester dengan dibersihkan dan dibasahi dengan air siarnya dikorek sedalam 1 cm. Pekerjaan-pekerjaan yang tertutup dengan plesteran menyerupai instalasi kelistrikan di laksanakan terlebih dahulu instalasi dengan mempersiapkan pipa-pipa kabel yang disetujui dan terpasang sesuai dengan gambar kerja atau setelah disetujui oleh pengawas lapangan. Plesteran diselesaikan dengan Papan plesteran dan jidar kayu perata atau memakai sekop baja. Setiap sambungan antara plesteran dibentuk mulus. Proses pengeringan dilaksanakan selama 7 hari tetap dibasahi atau disiram dengan air pada permukaannya. Untuk permukaan beton yang akan diplester terlebih dahulu dibentuk bernafsu dan disiram air sebelum dilaksanakan pekerjaan plesteran menyerupai pada pelaksanaan pekerjaan plesteran pada permukaan dinding bata. Semua permukaan plesteran sehabis melalui tahapan pengeringan permukaan plesteran kemudian dilaksanakan pekerjaan acian semen PC dan digosok sampai rata dan halus serta tidak berombak atau bergelombang Pasir Pasang per m3 Semen per sak 50 kg Harga Upah Pekerja per hari Harga Upah Tukang Batu per hari Harga Upah Kepala Tukang per hari Harga Upah Mandor per hari Pekerjaan Plesteran Adukan 1 2 tebal 2 cm / m2 Material Semen 0,240 sak = Pasir Pasang 0,014 m3 = Alat Bantu 1,000 Ls = Subtotal = Upah Pekerja 0,300 OH = Tukang Batu 0,150 OH = Kepala Tukang 0,020 OH = Mandor 0,010 OH = Subtotal = Total = Dibulatkan = Pekerjaan Plesteran Adukan 1 3 tebal 2 cm / m2 Material Semen 0,180 sak = Pasir Pasang 0,016 m3 = Alat Bantu 1,000 Ls = Subtotal = Upah Pekerja 0,300 OH = Tukang Batu 0,150 OH = Kepala Tukang 0,020 OH = Mandor 0,010 OH = Subtotal = Total = Dibulatkan = Pekerjaan Plesteran Adukan 1 4 tebal 2 cm / m2 Material Semen 0,145 sak = Pasir Pasang 0,018 m3 = Alat Bantu 1,000 Ls = Subtotal = Upah Pekerja 0,300 OH = Tukang Batu 0,150 OH = Kepala Tukang 0,020 OH = Mandor 0,010 OH = Subtotal = Total = Dibulatkan = Pekerjaan Plesteran Adukan 1 5 tebal 2 cm / m2 Material Semen 0,120 sak = Pasir Pasang 0,020 m3 = Alat Bantu 1,000 Ls = Subtotal = Upah Pekerja 0,300 OH = Tukang Batu 0,150 OH = Kepala Tukang 0,020 OH = Mandor 0,010 OH = Subtotal = Total = Dibulatkan = Pekerjaan Acian / m2 Material Semen 0,035 sak = Alat Bantu 1,000 Ls 200 = 200 Subtotal = Upah Pekerja 0,200 OH = Tukang Batu 0,100 OH = Kepala Tukang 0,010 OH = Mandor 0,010 OH = Subtotal = Total = Dibulatkan = Baca juga Warna Cat Dinding / Tembok Kamar Tidur Bisa dilihat bahwa untuk pekerjaan plester aci hanya perlu ditambahkan antara biaya plesteran dan acian. Seperti misalnya plesteran adukan 1 pc 5 ps biaya + acian = Untuk total volume pekerjaan plesteran dan acian sekarang sudah bisa diketahui. Berikutnya adalah melakukan perhitungan mengenai berapakah kebutuhan material untuk setiap pekerjaan tersebut. Baca juga Cara Plamir Tembok Yang Benar Menghitung Kebutuhan Pasir dan Semen untuk Pengerjaan Plesteran Berikut ini adalah tabel koefisien kebutuhan materi untuk pengerjaan plesteran Dari tabel diatas sudah bisa diketahui koefisien koefisien untuk beberapa komposisi perbandingan campuran. Mulai dari pengerjaan plesteran yang menggunakan perbandingan adonan 1 1, adonan 1 2, adonan 1 3, hingga plesteran yang menggunakan adonan 1 4. Pada tumpuan perhitungan kali ini kami akan menggunakan koefisien plesteran adonan 1 4. Dari tabel diatas bisa didapat bahwa koefisien pasir adalah 0,024 m3 dan semen 6,24 kg untuk setiap m2 pemasangan plesteran yang menggunakan tebal 15 mm. Maka kebutuhan pasir dan juga semen untuk pekerjaan plesteran dengan total volume 154,48 m2 menyerupai yang kami sebutkan di atas tadi adalah sebagai berikut Volume bahan = volume pekerjaan X koefisien bahan Volume pasir = 154,48 X 0,024 = 3,7075 m3 Volume Semen = 154,48 X 6,24 = 963,955 Kg atau hampir mendekati 20 zak semen 1 zak isi 50 Kg Menghitung Kebutuhan Semen untuk Pengerjaan Acian Untuk melakukan pengerjaan acian dalam setiap satu meter perseginya atau 1 m2 maka akan dibutuhkan semen sekitar 3,25 kg. Jadi kalau volume pengerjaan acian adalah 154,48 m2 maka untuk kebutuhan semen adalah sebagai berikut Volume semen = 154,48 x 3,25 = 502,06 kg atau sekitar 10 zak semen dengan isi per zaknya sekitar 50 kg. Baca juga Harga Pasir Bangunan Per Kubik Demikian informasi yang dapat kami sampaikan pada pembahasan kali ini mengenai cara perhitungan kebutuhan untuk pekerjaan plesteran dan acian. Semoga informasi yang telah kami sampaikan kali ini bisa memberikan banyak manfaat bagi pembaca semua. Terima kasih sudah mengunjungi website kami. Pages 1 2 3 4 Analisa Satuan Harga Pekerjaan Plesteran Dan Acian – Pekerjaan plesteran dan pekerjaan acian adalah bagian dari pekerjaan dinding yang memiliki fungsi sebagai pelapis dan dapat melindungi dinding dari rembesan air ataupun dari segala macam cuaca. Selain itu, juga dapat menambah kekuatan dan memperhalus permukaan dinding. Pekerjaan plesteran biasanya dilakukan setelah pekerjaan dinding yang dibuat dari pasangan bata merah atau batako sudah selesai dilakukan. Baru setelah itu bisa dimulai pekerjaan acian yang merupakan lapisan akhir dari struktur dinding. Baca juga Analisa Pelaksanaan Pasangan Batu Dengan Mortar Sebelum memulai pekerjaan plesteran, bagian dinding yang ingin dipasangi plesteran maka harus dibasahi atau disiram air terlebih dahulu selama 2 jam. Tujuannya supaya dinding tersebut memiliki tingkat kelembaban yang baik. Persiapan • Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan plesteran dan acian. • Approval material yang akan digunakan. • Persiapan lahan kerja. • Persiapan material kerja, antara lain semen PC, pasir pasang dan air. • Persiapan alat bantu kerja, antara lain waterpass, meteran, unting-unting, jidar, raskam, benang, kertas gosok, dll. Pelaksanaan pekerjaan plesteran dan acian • Plesteran biasa menggunakan adukan 1 PC 5Psr dan plesteran transram menggunakan aduka 1PC 3Psr. • Pekerjaan plesteran dinding harus tepat pada sudut sikunya serta tegak lurus terhadap lantai yang ada di sekitarnya, permukaan rata tidak bergelombang. • Tentuikan dahulu titik/jalur pemasangan pekerjaan mekanikal dan elektrikal. • Sebelum diplester, lakukan penyiraman/curring terlebih dahulu pada permukaan dinding bata untuk menghindarkan keretakan. • Buat adukan untuk plesteran dinding bata. • Buat kepalaan plesteran dengan jarak sekitar 1 m dan lebar 5 cm, dengan alat bantu unting-unting untuk loting, waterpass dan jidar alumunium. • Lekatkan adukan plesteran pada permukaan dinding sekityarnya, kemudian ratakan dengan raskam dan jidar. • Perataan plesteran dengan acuan kepalaan yang telah dibuat. • Acian dapat dilaksanakan setelah permukaan plesteran sudah kering cukup umur. • Permukaan plesteran sebelum di aci telebih dahulu disiram air. Untuk memperoleh hasil acian yang halus, setelah plesteran diberi lapisan acian semen, permukaan acian sebelum mengering digosok dengan menggunakan kertas gosok.

analisa pekerjaan plesteran dan acian